Hi Sahabat Rumah Kenari! Kali ini kami berkunjung ke Rumah Baca di daerah Depok, Jawa Barat. Akhirnya, RK bertemu juga dengan kawan-kawan di Rumah Baca Panter (Paguyuban Terminal) di acara Silaturahmi 4 Desember. Kesan pertama saat sowan ke RB Panter adalah sederhana. Berlokasi di sebuah ruangan kecil yang panas di Ter
minal Depok, tidak membendung semangat para aktivisnya. Semangat mereka sangat terasa, bahkan hanya dalam obrolan-obrolan ringan. Mereka para pemuda, mereka pelaku perubahan.
Berangkat dari keprihatinan dengan kondisi anak-anak di sekitar Terminal Depok, Andi dan kawan-kawan memprakarsai berdirinya sebuah rumah baca gratis untuk para anak jalanan di sekitar terminal. Dengan bersenjata media sossial seperti Twitter, Andi dan kawan-kawan berhasil mencuri perhatian dari beberapa pihak untuk mendonasikan buku atau dana untuk operasional RB. Andi, koordinator RB, telah bertekat untuk mendedikasikan dirinya untuk menjadikan terminal tempat yang nyaman dan aman. Meski gelar sarjana teknik telah didapatkan, Andi bertekat untuk mengabdikan ilmu yang didapatkan untuk mengembangkan terminal pada umumnya dan RB Panter pada khususnya.
Tak hanya Andi, Denti mahasiswi tingkat akhir UNJ pun memancarkan semangat yang menggebu dalam mengembangkan RB Panter dan membantu mencerdaskan anak-anak di sekitar Terminal. Mereka sama-sama ingin membuat akses baca yang mudah dan murah, bahkan gratis, untuk warga yang kurang mampu di sekitar terminal Depok. Selain Denti dan Andi, masih ada sederet kesatria muda seperti Ali, Rahmat, dan lainnya yang siap mengabdikan dirinya untuk meningkatkan niat baca anak-anak di sekitar terminal Depok. Target kedepan bukan hanya anak-anak lagi, namun warga sekitar terminal pada umumnya.
Mereka tidak ingin menjadi generasi yang hanya berteori, namun generasi praktisi yang menyingsingkan lengan dan terjun secara langsung untuk memberi kontribusi secara langsung kepada masyarakat sekitar. Selain bertemu dengan penggiat RB Panter, kru RK bertemu dengan Pak Haji Agus a.k.a Abah, sosok pengayom masyarakat di sekitar terminal Depok. Selain mendirikan RB Panter, Abah--begitu beliau akrab disapa--juga merupakan salah satu pendiri Sekolah Gratis Yasadir Alam di terminal Depok.
Sekolah yang mulai banyak dapat perhatian dari pemerintah dan LSM ini pun menyediakan program dari SD hingga Kuliah.
RK merasa sangat terinspirasi dengan cita-cita RB Panter. RK Hanya bisa membantu dengan menyuplai buku anak-anak dan memberi sedikit donasi dana untuk pembangunan rak buku. Kami selalu berharap semoga RB Panter bisa berkembang pesat dan segera mencapai cita-cita mereka:)
No comments:
Post a Comment